Polling
Investasi apa yang anda miliki?
 
Opini





Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!

Indonesia Joomla Topsites
Option strategies
Invest money

Investasi Menengah di Freight forwarder

Kita telah membahas investasi kecil di freight forwarder pada artikel sebelum nya. Seperti yang telah disebutkan, bahwa variasi bidang usaha di Freight forwarder ini sangat besar dan luas. Tidak ada satupun freight forwarder di dunia ini, yang mampu menjadi pemimpin pasar, walaupun mereka beroperasi di negara sekecil apapun. Dengan demikian, tingkat investasi di freight forwarder juga sangat bervariasi. Ada yang kecil, menengah, besar, sangat besar dan multi million dollars investment. Dalam artikel ini, penulis bermaksud membahas investasi menengah agar bisa dijangkau oleh pembaca jika ingin mencoba berinvestasi di bidang usaha freight forwarder.

Kita telah membahas investasi kecil di freight forwarder pada artikel sebelum nya. Seperti yang telah disebutkan, bahwa variasi bidang usaha di Freight forwarder ini sangat besar dan luas. Tidak ada satupun freight forwarder di dunia ini, yang mampu menjadi pemimpin pasar, walaupun mereka beroperasi di negara sekecil apapun. Dengan demikian, tingkat investasi di freight forwarder juga sangat bervariasi. Ada yang kecil, menengah, besar, sangat besar dan multi million dollars investment. Dalam artikel ini, penulis bermaksud membahas investasi menengah agar bisa dijangkau oleh pembaca jika ingin mencoba berinvestasi di bidang usaha freight forwarder.
 
Berapa besaran angka nominal yang masuk dalam kategori menengah ? Sulit dijawab persis nya, karena freight forwarder adalah jenis usaha internasional, melewati lintas batas negara. Sebelum terjadi usulan perdagangan bebas dan era globalisasi, Freight forwarder telah lebih dulu melakukan perdagangan bebas dan telah lebih awal memasuki era globalisasi. Jadi ukuran angka nominal yang kecil di Singapura, belum tentu termasuk angka nominal berukuran besar di Indonesia. Atau angka nominal yang besar di Vietnam, belum tentu merupakan angka nominal yang besar di Jepang.
 
Umumnya, jika sudah termasuk golongan menengah, berarti keuntungan bersih dari transaksi per bulan sudah mencapai US$ 10.000,- hingga US$ 50.000,- Sekali lagi, ini tingkat keuntungan bersih, bukan omset. Tentu omset transaksinya sudah pasti jauh di atas itu. Tingkat keuntungan dimaksud adalah setelah dikurangi biaya operasional dan gaji karyawan tapi sebelum pajak dan bunga bank. Perbedaannya cukup jauh antara US$ 10.000,- hingga US$ 50.000,- karena standard tingkat biaya kehidupan di setiap negara berbeda.
 
Modal yang diperlukan, minimal harus 12 kali tingkat keuntungan yang diharapkan. Mengapa demikian ? Karena untuk mendapatkan tingkat keuntungan bersih dengan angka sebesar itu, biasanya ada term kredit bagi klien. Tagihan biasanya harus dilunasi satu bulan setelah tagihan ersebut diterima klien. Berarti 12 - 4 minggu = 8 minggu dana siaga. Dalam kenyataannya, klien kita tidak hanya satu perusahaan saja. Pasti ada juga pekerjaan dari klien lain. Tapi tentu juga tidak semua klien adalah perusahaan besar, dan tidak semua klien mendapat term kredit. Dalam kenyataan nya juga, jarang sekali ada klien membayar tepat waktu.
 
Jadi jika ingin mencapai tingkat keuntungan US$ 25.000,-, per bulan maka harus disiapkan dana sebesar 12 x US$ 25.000,-  = US$ 300.000,-    Sekali lagi, US$ 300.00,-  ini adalah angka minimal yang harus di maintain setiap bulan nya. Artinya kita harus punya dana US$ 300.000,- yang harus disiapkan jika ingin mencapai keuntungan sebesar US$ 25.000,- per bulan. Semakin besar dana yang dicadangkan, tentu semakin baik. Bahwa angka untuk dana modal kerja usaha adalah 12 x tingkat keuntungan, merupakan hasil survey selama 10 tahun berkecimpung dalam dunia usaha jasa freight forwarder.

Jika bulan berikutnya dana siaga kurang dari US$ 300.000,- maka kita harus mencari dana siaga tambahan agar kita dapat maintain tingkat keuntungan US$ 25.000,- / bulan. Namun, jika kita punya dana lebih besar dari US$ 300.000,- dan tingkat keuntungan perusahaan kurang dari US$ 25.000,- maka patut dipertanyakan akan kinerja / performance perusahaan. Berarti ada sesuatu yang salah, apakah di bagian pemasaran, customer support, ataukah strategi perusahaan dalam memperebutkan kue pasar kargo / freight forwarder.

Jika anda selama ini tengah mengincar usaha di bidang freight forwarder, dan jika ingin masuk dalam forwarder yang dalam kategori menengah, dianjurkan agar sebaiknya membeli saham di perusahaan freight forwarder yang sedang berjalan atau membeli freight forwarder yang sedang colapse. Dengan demikian, kasus trial and error dalam pengembangan usaha dapat diperkecil.

Perlu diketahui, setiap dibutuhkan barang, pasti ada satu usaha jasa freight forwarder yang menggerakkan barang tersebut. Berarti peluang untuk berkembang dalam dunia freight forwarder di Indonesia sangat besar.

Selamat berburu mencari freight forwarder yang sedang mencari investor baru.

(Harry Gozali)

Diskusikan artikel ini di forum.


Beri komentar:
Nama

Email

Komentar

Artikel lainnya dikategori ini:

WealthIndonesia.com © 2012.