Polling
Investasi apa yang anda miliki?
 
Opini





Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!

Indonesia Joomla Topsites
Option strategies
Invest money

Pengendalian intern dan pemeriksaan intern perusahaan

Pengendalian intern dengan pemeriksaan intern adalah saling berkaitan. Karena fungsi pengendalian intern bagi pemeriksaan intern adalah untuk mengetahui apakah pengendalian intern bagi pemeriksaan intern berfungsi untuk mengetahui apakah pengendalian intern tersebut dapat dipercaya sebagai dasar guna menetapkan luasnya pengujian yang dilakukan dan untuk menentukan prosedur pemeriksaan yang digunakan.

Suatu perusahaan yang kegiatannya luas dan dijalankan oleh orang-orang yang banyak jumlahnya, menimbulkan kesulitan bagi pemimpin perusahaan untuk mengendalikan segala sesuatu yang terjadi dalam perusahaan itu. Hal tersebut mengharuskan pemimpin perusahaan untuk melimpahkan wewenangnya, sedangkan tanggung jawab atas wewenang yang dilimpahkan tetap ada pada tangan pimpinan perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan suatu pengendalian intern untuk menengah terjadinya kesalahan dan penyelewengan.

Evaluasi terhadap struktur pengendalian intern harus dilakukan, hal ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam membantu membuat program pemeriksaan. Dengan adanya penelaahan yang baik terhadap struktur pengendalian intern diharapkan dapat membantu internal auditor untuk meniadakan prosedur yang terIalu berleblihan. Hasil dari evaluasi terhadap sruktur pengendalian intern dapat menunjukkan fingkat kepercayaan terhadap struktur yang ada.

Kalau internal auditor tidak yakin terhadap struktur yang ada, pengujian terhadap transaksi tidak perlu diadakan lagi tetapi langsung diadakan pengujian terhadap saldo akhir yang struktur pengendalian intemnya kuat, terdapat dalarn laporan keuangan. Tetapi bila seorang internal auditor percaya terhadap struktur yang ada maka harus dilakukan pengujian terhadap struktur pengendalian intern tersebut untuk menyakinkan bahwa elemen elemen tersebut berfungsi dengan efektif.

Pada umumnya auditor dalam melaksanakan pemeriksaan laporan keuangan secara efisien menggunakan metode sampling, yaitu tidak semua transaksi yang terjadi dalam perusahaan diperiksa, melainkan dibatasi atas dasar sample dan cukup representatif. Luas pemeriksaan atau banyaknya sample yang dipilih berdasarkan kuat lemahnya struktur pengendalian intern yang diterapkan oleh perusahaan. Pengendalian intern di dalam suatu perusahaan merupakan hal yang penting karena mempengaruhi semua aktiva kewajiban, pendapatan, dan biaya serta semua aspek kegiatan dan operasi perusahaan. (Lois Juanita.P).

Diskusikan artikel ini di forum.


Beri komentar:
Nama

Email

Komentar

Artikel lainnya dikategori ini:

WealthIndonesia.com © 2012.