Masih soal kredit. Pada beberapa nomor yang lalu, kita telah membahas tentang produk-produk kredit di bank. Sekarang, saya akan membahas tentang produk kredit yang beberapa bulan terakhir ini cukup gencar dipromosikan: KREDIT TANPA AGUNAN.
Saya sedang menyetir mobil ketika radio di mobil memutar iklan kartu kredit. Lagunya adalah gubahan dari sebuah lagu lama dan cukup asyik apabila didengarkan. Di situ disebutkan, kalau sering-sering memakai kartu tersebut, Anda bisa mendapat hadiah yang dipilih sendiri.
Hampir disetiap sudut mall kita dapat menjumpai orang – orang yang menawarkan berbagai jenis kartu kredit. Berbagai kemudahan mereka tawarkan untuk menarik minat seseorang untuk membuat kartu kredit. Tidak jarang juga mereka menawarkan hadiah langsung bagi orang yang bersedia mampir dan mendaftarkan diri. Caranya juga cukup mudah antara lain seseorang yang ingin mendapatkan kartu kredit cukup mengisi form lalu meninggalkan fotokopi KTP.
Banyaknya kartu plastik yang digunakan di Indonesia mungkin dapat membuat sebagian orang bingung akan fungsi dan keuntungannya yang berbeda, maka dari itu saya kan membahas tentang berbagai jenis kartu plastik yang digunakan dan beredar di Indonesia.
Saat ini banyak cara yang dilakukan oleh penerbit kartu kredit untuk menarik perhatian agar orang-orang mau mengisi aplikasi seperti diberikan free annual fee, boneka atau barang lainnya. Cukup hanya dengan ktp anda sudah dapat memiliki kartu kredit. Begitu gencarnya promosi tersebut yang kadang kala dapat membuat orang lupa sehingga konsumtif dengan adanya kartu kredit di dompet.
Sehubungan dengan naiknya harga BBM yang begitu tinggi, maka Suku Bunga BI terus meningkat. Namun, itu bukan berarti suku bunga Kredit Usaha Rakyat serta-merta akan dinaikkan mengikuti kenaikan suku bunga BI. Sekarang ini, suku bunga Kredit Usaha Rakyat sebesar 16 %.