Seringkali banyak bank memberikan kredit dengan jangka relatif lebih panjang. Bank dengan porsi dana pihak ketiga (DPK) berjangka pendek yang besar dan rasio kredit (loan to deposit ratio / LDR) yang tinggi terancam kesulitan menyediakan dana jika nasabah tiba-tiba menarik dana mereka dalam jumlah besar. Berdasarkan data Bank Indonesia, jumlah simpanan jangka pendek seperti tabungan, giro, dan deposito meningkat dibandingkan tahun lalu.
Apakah anda pernah terpikirkan untuk melakukan "credit card transfering balance" dimana tagihan kartu kredit anda dialihkan menjadi tagihan di kartu kredit lainnya? Maka sebelum kita melakukan itu kita harus melakukan beberapa penelitian tentang ini dan apakah kenyataannya bahwa memang sangat baik juga kita melakukan "balance transfer" ini atau tidak.
Saat ini hampir dipastikan semua orang yang tinggal dikota-kota memiliki rekening di Bank baik dalam bentuk tabungan, rekening koran/giro, deposit berjangka atau bentuk simpanan lainnya. Kita menyimpan di Bank yang begitu banyak di Indonesia dengan berbagai alasan seperti karena alasan dekat rumah, dekat kantor, baiknya besar, karena ajakan saudara dan berbagai alasan lainnya.
Anda pasti pernah berurusan dengan bank. Tapi kalau saya tanya apakah ada di antara Anda yang tahu apa sih sebenarnya bank itu, saya yakin tidak semuanya bisa menjawab.
Ditengah tekanan ekonomi global, ketahanan sistem perbankan masih tetap terjaga. Fungsi intermediasi perbankan terus meningkat, ditujukkan pertumbuhan kredit pada maret 2008 sebesar 34,2 triliun menjadi Rp 1.080,1 triliun. Dengan peningkatan ini, prosentase kenaikan kredit dalam setahun menjadi 28.1% dari sebelumnya 26.6%.
Hingga saat ini bank masih menjadi pilihan utama sebagian pengusaha yang membutuhkan tambahan modal bagi pengembangan usaha. Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya dilakukan oleh pemohon kredit.