Polling
Investasi apa yang anda miliki?
 
Opini





Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!

Indonesia Joomla Topsites
Option strategies
Invest money

Kartu Kredit dikalangan remaja

Hampir disetiap sudut mall kita dapat menjumpai orang – orang yang menawarkan berbagai jenis kartu kredit. Berbagai kemudahan mereka tawarkan untuk menarik minat seseorang untuk membuat kartu kredit. Tidak jarang juga mereka menawarkan hadiah langsung bagi orang yang bersedia mampir dan mendaftarkan diri. Caranya juga cukup mudah antara lain seseorang yang ingin mendapatkan kartu kredit cukup mengisi form lalu meninggalkan fotokopi KTP.

Langkah selanjutnya pihak bank akan menghubungi orang tersebut untuk konfirmasi mengenai kelayakan orang tersebut mendapatkan kartu kredit. Setelah deal barulah kartu kredit akan diproses dan akan tiba dalam waktu yang relatif singkat.

Pada masa sekarang ini kartu kredit bukan hanya dimiliki oleh orang – orang tertentu saja. Remaja bahkan anak – anak usia sekolah pun sudah menggunakan kartu kredit. Alasan seseorang memiliki kartu kredit mulai beralih dari semula yang tujuannya untuk motif berjaga-jaga berubah menjadi suatu trend atau fashion dikalangan anak muda.

Generasi muda saat ini menganggap kartu kredit sebagai sesuatu yang ekslusive, semakin banyak kartu kredit maka orang tersebut akan semakin gaul. Penggunaan kartu kredit bila tidak diatur sedemikian rupa bisa menjadi pisau bermata dua, bisa membawa manfaat namun juga bisa menyebabkan seseorang malah terbelit kewajiban. Hal inilah yang sering menjadi pertimbangan seseorang dalam memutuskan untuk memiliki kartu kredit atau tidak.

Dikalangan remaja jenis yang paling umum atau paling banyak dimiliki adalah kartu kredit yang menawarkan berbagai fasilitas namun ringan iuran tahunannya. Para remaja cenderung tertarik bila kartu yang ditawarkan dapat digunakan untuk mendapatkan discount bila berbelanja atau makan dan minum di suatu tempat. Adanya promosi – promosi semaca ini menarik minat seseorang untuk lebih konsumtif dari pada biasanya, maka tidak heran bila pada hari Sabtu dan Minggu mall – mall, kafe, restoran dan bioskop ramai dipenuhi oleh anak – anak muda. Meskipun demikian penggunaan kartu kredit ini harus tetap diawasi oleh para orang tua, agar penggunaannya tetap terkendali.

Cara yang biasa diterapkan adalah dengan membatasi atau limitasi penggunaan sampai nilai tertentu. Melalui cara ini juga orang  tua dapat mengajarkan kepada anak – anaknya yang beranjak dewasa untuk dapat belajar mengatur keuangannya sendiri.
(Himawan Hartono)

Diskusikan artikel ini di forum.


Beri komentar:
Nama

Email

Komentar

Artikel lainnya dikategori ini:

WealthIndonesia.com © 2012.