Polling
Investasi apa yang anda miliki?
 
Opini





Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!

Indonesia Joomla Topsites
Option strategies
Invest money

Manfaat Maxi Yield untuk menikmati potensi keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan deposit

Maxi Yield adalah deposito yang di tempatkan dalam Mata uang dasar yang pengemballian pokok dan bunganya pada saat jatuh tempo dapat di lakukan dalam Mata uang dasar atau Mata uang alternative yang telah di pilih.

Pada investasi Maxi Yield, kita  terlebih dahulu menentukan mata uang dasar deposito dan mata uang alternative. Kita juga diminta untuk memilih dan menyepakati dengan Bank suatu nilai tukar kesepakatan (strike exchange rate) yang akan digunakan oleh Bank sebagai acuan untuk menetapkan apakah mata uang dasar atau mata uang alternative yang akan diterima pada saat  jatuh tempo.

Penentuan mata uang ini dilakukan dengan cara menbandingkan nilai tukar yang telah disetujui pada saat kita melakukan penempatan Maxi yield dengan nilai tukar pada saat dua hari kerja sebelum jatuh tempo.

Jika posisi Mata uang dasar melemah terhadap mata uang alternative, maka kita akan mendapatkan pokok dan bunga dalam Mata uang dasar. Jika posisi Mata uang dasar menguat terhadap mata uang alternative, maka kita akan mendapatkan pokok dan bunga dalam mata uang alternative.

Jumlah penempatan:

·         Jumlah Minimum Penempatan : USD 50.000,- (atau setara)

·         Jumlah Minimum Penempatan selanjutnya : USD 10.000,- dan kelipatannya.

·         Pasangan Mata Uang : USD terhadap IDR (rupiah) atau IDR terhadap USD.

Jangka Waktu Penempatan

Bank memberikan pilihan jangka waktu yang sangat fleksibel dan variatif, disesuaikan dengan kebutuhan kita. Jangka waktu Maxi yield dimulai dari 2 minggu, 1 bulan, dan 3 bulan.

Jika kita ingin melakukan investasi dana dalam Maxi yield, maka kita harus memperhatikan ketepatan waktu arus kas, pilihan mata uang serta preferensi investasi pribadi kita.

Ilustrasi Perhitungan

Jumlah deposito (Mata Uang Dasar) :                                      USD 50.000,-

Mata Uang alternative:                                                            IDR (Rupiah)

Bunga:                                                                                     10 % pertahun

Jangka waktu:                                                                         1 bulan (30 hari)

Nilai tukar spot pd tanggal penempatan (USD/IDR):          8.800

Nilai tukar kesepakatan (USD/IDR):                                   8.900

Kemungkinan-kemungkinan yang akan di peroleh:

Skenario 1

Jika pada tanggal penempatan (2 hari kerja sebelum tanggal jatuh tempo deposito) USD melemah atau sama dengan nilai tukar kesepakatan (kurs spot USD/IDR sama atau dibawah 8.900), kita akan menerima pokok dan bunga dalam USD pada saat jatuh tempo sebagai berikut:

Pokok                       =   USD 50.000,-

Bunga                       =    USD 50.000,- x 10 % x 30 hari/365 hari = USD 410,95,-

Pokok + Bunga         =   USD 50.410,95  (sebelum pajak)

Maxi yield dapat meningkatkan keuntungan anda dalam mata uang dasar. kita akan mendapatkan bunga yang lebih tinggi daripada deposito pada umumnya.

Skenario 2

Jika terjadi sebaliknya, yaitu pada tanggal penetapan IDR melemah (kurs spot USD/IDR diatas 8.900), kita akan menerima bunga dan pokok dalam IDR pada saat jatuh tempo, sebagai berikut:

Pokok + Bunga         =    USD 50.410,95 x 8.900 = IDR 448.657.455,- (sebelum pajak)

Kita menerima pokok dan bunga dalam Mata uang alternative. Apabila kita ingin melakukan konversi kembali kedalam Mata Uang Dasar yang telah menguat, maka bunga tinggi yang kita terima akan membantu mengurangi kemumgkinan resiko kerugian pada saat melakukan pertukaran ke Mata Uang Dasar tersebut (Yanny)

Diskusikan artikel ini di forum.


Beri komentar:
Nama

Email

Komentar

Artikel lainnya dikategori ini:

WealthIndonesia.com © 2012.