|
Apakah anda pernah terpikirkan untuk melakukan "credit card transfering balance" dimana tagihan kartu kredit anda dialihkan menjadi tagihan di kartu kredit lainnya? Maka sebelum kita melakukan itu kita harus melakukan beberapa penelitian tentang ini dan apakah kenyataannya bahwa memang sangat baik juga kita melakukan "balance transfer" ini atau tidak.
Pertama, ketahui dulu apakah pada faktanya memang layak. Sebenarnya layanan / penawaran ini sangat jarang di perkenalkan dan jarang untuk mengajarkan ke masyarakat untuk hal ini. Kita harus membaca brosur & keterangan, pastikan bahwa kita membacanya berulang kali sampai akhirnya kita mengerti dengan benar apa yang disampaikan penawaran tersebut. Banyak bahasa-bahasa financial yang menurut anda tidak penting, tetapi kenyataannya informasi tersebut merupakan informasi kunci dan kritis dalam membuat keputusan. Hubungilah vendor kartu kredit anda, dan tanyakan semua hal yang ingin anda ketahui sekecil apapun, mereka seharusnya dapat membantu anda. Apa yang harus anda ketahui tentang perjanjian ini? Contoh jika iklan menawarkan suku bunga awal adalah 6% (bunga yang kecil) pada kartu kredit B jika anda mentransfer dari kartu kredit A, dimana anda harus membayar dengan bunga 18% (suku bunga normal). Dan di lain hari ada kartu kredit C menawarkan dengan suku bunga 9%. ada kemungkinan pemikiran pertama anda adalah "ok, mari kita gunakan kartu kredit B", tetapi setelah anda membaca seluruh peraturan dan ketentuannya, ternyata kartu kredit B memberlakukan bunga tersebut hanya untuk 6 bulan pertama dan setelahnya suku bunga akan menjadi 20%, dimana kartu kredit C memberikan bunga 9% lebih lama yaitu 1 tahun dengan bunga setelahnya menjadi 18% sama seperti kartu kredit A. Dengan kata lain, anda harus memperhatikan beberapa faktor untuk mengambil keputusan untuk melakukan transfer balance dari kartu kredit yang satu ke kartu kredit lainnya. Selain membandingankan dengan suku bunga awal yang di tawarkan, masa berlakunya suku bunga awal yang ditawarkan, anda juga harus memperhitungkan biaya transfer balancenya, biaya tahunan, biaya keterlambatan, dan biaya-biaya lainna, juga harus di perhitungkan penggunaan kartu kredit di luar transfer balance tersebut. (Henry Jaya)
|