|
Selain Dow Jones Industrial Average, indeks lainnya yang biasa juga menjadi perbandingan di dalam pembahasan pasar modal adalah Nasdaq Composite Index. Apakah sebenarnya Nasdaq Composite Index ini, dan apakah sama dengan Dow Jones Industrial Average?
Nasdaq merupakan akronim dari National Association of Securities Dealers Automated Quotation Systems. Nasdaq itu sendiri merupakan bursa saham elektronik terbesar di Amerika Serikat, dan merupakan bursa saham elektronik pertama di dunia ketika memulai perdagangan (pada 8 Februari 1971). Indeks Nasdaq yang seringkali disebutkan merupakan Nasdaq Composite Index, yang adalah indeks utama dari Nasdaq Stock Exchange. Terdapat juga indeks yang lainnya, yakni Nasdaq 100 dan Nasdaq Biotechnology Index. Pada tahun 1992, Nasdaq bergabung dengan London Stock Exchange untuk membentuk hubungan interkontinental yang pertama dalam pasar saham. Pada tahun 1998, Nasdaq melakukan merger dengan American Stock Exchange yang membentuk Nasdaq-Amex Market Group. Pada awal abad ke-21, Nasdaq menjadi bursa saham elektronik terbesar di Amerika Serikat (baik dalam nilai transaksi maupun jumlah saham). Pada 8 November 2007, Nasdaq membeli Philadelphia Stock Exchange senilai US$ 652 juta. Philadelphia Stock Exchange merupakan bursa saham tertua di Amerika, yang beroperasi sejak tahun 1790. Sekitar 3.200 sekuritas terdaftar pada Nasdaq, dimana 335 diantaranya bukan merupakan perusahaan Amerika Serikat. Dengan demikian, yang disebutkan dengan Nasdaq Composite Index ini merupakan indeks yang merepresentasikan pergerakan keseluruhan harga saham yang terdaftar di Nasdaq. Adapun perbedaannya dengan Dow Jones adalah apabila pada indeks Dow Jones hanya 30 perusahaan yang dimasukkan ke dalam indeks, sedangkan pada indeks Nasdaq ini memuat seluruh perusahaan yang sahamnya listing di Nasdaq. Nasdaq Composite Index ini juga merupakan indikator perkembangan harga saham di Amerika Serikat. ( Yunita Anwar )
|