|
Penipuan Pasar Modal (II) |
|
Mari kita lihat apa yang terjadi di Indonesia, skandal Bank Century – PT Antaboga Delta Sekuritas Indonesia (PT ADSI) & PT Signature Capital Indonesia (PT SCI). Kedua fund manager tersebut memasarkan reksa dana tanpa izin dari Bapepam dan Bank Century sebagai agen disinyalir tidak memiliki Waperd (Wakil Agen Penjual Reksa Dana). PT ADSI mayoritas sahamnya dimiliki oleh Robert Tantular (pendiri Bank Century) dan 7% saham Bank Century dimiliki oleh PT ADSI. Kedua perusahaan terafiliasi. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Kasus subprime mortgage telah mengakibatkan krisis di seluruh dunia sehingga banyak perusahaan investasi yang menjadi korban bahkan ada yang harus dilikuidasi seperti Lehman Brothers yang sudah berdiri lebih dari 100 tahun. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Kasus yang Mencoreng Wajah Pasar Modal |
|
Blunder ESOP Sari Husada Saat baru merebak, kasus ini syarat dengan indikasi insider trading dan buy back ilegal yang didalangi pemilik lama. Setidaknya aib itu dibuka oleh orang dalam, yang tak lain wakil direktur utama kala itu, Felix Purwadi Mulia.
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Kasus Xerox : Masalah Waktu Pengakuan Pendapatan |
|
Pada tahun 2002, Securities and Exchange Commission (SEC) mengajukan keluhan terhadap Xerox yang dianggap telah melakukan penipuan terhadap publik pada tahun 1997 hingga tahun 2000 karena mencantumkan informasi yang salah pada laporan keuangannya. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
Penipuan Berkedok Investasi |
|
Jika sekarang orang mendengar nama Qurnia Subur Alam Raya (Qisar), Pohonmas Mapan Sentosa (Pomas), atau Wahana Bersama Globalindo (WBG), yang terbesit di pikiran langsung berupa satu kata: “penipuan”. Memang hingga saat ini sudah banyak tercatat kasus penipuan yang berkedok investasi semacam ini, biasanya diimingi oleh return yang besar diluar batas kewajaran, bahkan banyak yang berani menjamin fixed interest rate hingga 3-5% per bulan. Bagi mereka yang ingin mengembangkan dananya, tawaran-tawaran ini kelihatannya sangat menjanjikan sehingga sangat sulit untuk ditolak. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
|
|