|
Beberapa tahun terakhir, institusi reksa dana mulai bangkit kembali dari keterpurukannya. Dalam menginvestasikan uangnya, seorang investor perlu hati-hati dalam mencari dan memilih Manajer Investasi (MI). Ada dua hal yang perlu diperhatikan, pertama, return historis dari sebuah perusahaan MI yang dipengaruhi oleh keadaan pasar modal dan ekonomi Negara secara umum serta proses bagaimana MI menginvestasikan uang investor. Kedua, membandingkan perusahaan-perusahan MI yang ada secara kualitatif maupun kuantitaif.
Menurut Bisma Dewabrata, seorang praktisi independen pasar modal, pendekatan institusional merupakan pendekatan yang lazim digunakan. Pendekatan ini tdd dari tiga tahap, yaitu: 1. Penetapan Kriteria Dalam menentukan kriteria, calon investor mencari faktor-faktor penting yang menetnukan hal-hal yang diinginkan seperti performa return, proses investasi, pengambilan resiko, pelayanan, management fee, dsb. Maka penetapan kriteria dimulai dengan menggali masalah yang meliputi: - Jenis Asset Class (saham, pendapatan tetap) - Gaya Investasi (saham bluechip, obligasi swasta/pemerintah, saham perusahaan kecil/menengah/internasional) - Manajemen Investasi Aktif vs Pasif (dalam memilih saham atau index fund) 2. Penyaringan (screening) Berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan, calon investor dapat menyeleksi para potensial MI. untuk daftar lengkap reksa dana dan jenis-jenisnya dapat dilihat di website Bapepam (www.bapepam.go.id/e-monitoring) halaman “data Perusahaan Efek” atau bisa juga crosscheck ke mesin pencari yang ada seperti Google ata Yahoo!. Sumber lain yang perlu dipertimbangkan adalah pengalaman pihak lain dalam berinvestasi dengan MI tsb. 3. Seleksi Proses screening menyisakan beberapa yang akan dievaluasi lebih jauh, caranya adalah dengan mengevaluasi P7 yaitu: People, Adalah dengan mengevaluasi struktur internal organisasi, keadaan birokrasi dan turn over rate karyawan MI yang dituju. Process, Ajukan pertanyaan kepada manajer portfolio untuk menggambarkan proses investasi darian dan mingguan. Apakah manajer mempunyai wewenang mengarahkan proses? Ketidak jelasan proses dalam mencari peluang investasi menunjukan bahwa return histories yang baik kemungkinan tidak akan terulang lagi. Philosophy, Apakah filosofi cara berinvestasi jelas, masuk akal dan konsisten dengan apa yang dipasarkan? Product, Apakah yang ditawarkan sesuai dengan yang calon investor inginkan dan benar-benar sesuai dengan yang dijalankan? Progress, BAgaimana perkembangan perusahaan MI sebagai suatu bisnis? Jika perusahaan Mi tsb tidak berkembang dari segi jumlah danma kelolaan, revenue, dan profitabilitas hal ini dapat menjadi pertimbangan. Price, Total biaya yang dikenakan kepada investor seperti management fee, redemption fee, dll harus dapat dijustifikasi dalam bnetuk return yang diberikan. Misalnya total biaya yang dibayarkan ke Mi sebanyak 2% maka return yang diberikan sebaiknya lebih daripada 2%. Performance Bagaimana return histories dalam waktu kurun yang lama? Minimum 1 tahun dan lebih baik lagi jika ada return historisnya sampai 10 tahun terakhir. Selain return perhatikan juga manajemen risikonya. Walaupun ada pepatah, masa lalu tidak menjamin masa depan maka performa suatu perusahaan MI ada karena adanya proses yang berlangsung lama. Banyak hal yang harus diperhatikan selain return historisnya, pertimbangkan juga penilaian-penilaian kuantitatif. (Yudith Christie)
|