|
Reksa Dana Pasar Uang adalah Reksadana yang melakukan investasi 100% pada Efek Pasar Uang atau komposisi portfolio efek bersifat hutang yang jatuh tempo tidak melebihi 1 tahun seperti TD, SBI Obligasi.
Reksadana ini sangat cocok untuk investasi jangka pendek (kurang dari satu tahun), sebagai pelengkap deposito atau tabungan yang sudah ada. Dengan Tingkat resiko nya relatif paling rendah namun potensi keuntungannya juga terbatas. Reksadana pasar uang tidak menerapkan biaya pembelian dan biaya penjualan kembali. Investasi Reksa Dana Pasar Uang ini bertujuan untuk perlindungan kapital (modal) dan untuk menyediakan likuiditas yang tinggi. Sehingga jika dibutuhkan kita dapat mencairkannya setiap hari dengan resiko penurunan nilai investasi yang hampir tidak ada. Cara Reksa Dana Pasar Uang menambah hasil investasinya adalah dengan berinvestasi sebagian dari dananya ke dalam instrumen obligasi yang sudah akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 tahun. Nilai Aktiva Bersih per Unit Penyertaan (NAB/unit) dari Reksa Dana Pasar Uang hampir tidak pernah berubah atau tetap pada nilai Rp1.000, tetapi bukan berarti investor tidak mendapatkan hasil investasi. Hasil investasi dibagikan setiap hari dalam bentuk tambahan Unit Penyertaan. Kinerja Reksa Dana Pasar Uang ini juga sangat baik, bila kita lihat dari data historis selama satu tahun terakhir ini dapat memberikan keuntungan yang lebih baik dibanding deposito dengan tingkat likuiditas yang mirip dengan tabungan serta dengan resiko yang relatif rendah. (Nadesya Faisal).
|