Polling
Investasi apa yang anda miliki?
 
Opini





Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!

Indonesia Joomla Topsites
Option strategies
Invest money

Kontrak Opsi Saham (KOS)

Salah satu instrumen derivative yang diperkenalkan oleh BEJ adalah opsi. Sebenarnya apa sih opsi itu? Opsi adalah kontrak yang memberikan hak (bukan kewajiban) kepada pemegang kontrak itu untuk membeli (call options) atau menjual (put options) suatu aset tertentu dengan harga tertentu (strike price/exercise price atau harga patokan / tebus) dalam jangka waktu tertentu.

Kalau underlying asetnya adalah saham, maka opsi tersebut dapat diistilahkan sebagai opsi saham. Karena dalam hal opsi, bisa saja underlying asetnya adalah indeks harga saham, nilai mata uang atau futures.

Kontrak Opsi Saham dapat diperjualbelikan, namun yang dapat diperjual belikan hanyalah hak jual maupun hak beli. Call (put) options adalah kontrak yang memberikan hak (bukan suatu kewajiban) kepada pemiliknya untuk membeli atau (menjual) sejumlah aset dasar dengan harga patokan tertentu sebelum ataupun saat kontrak jatuh tempo.

Ilustrasi KOS
Sebagai contoh, misalnya harga saham Telkom di bursa adalah Rp 5.000 per saham. Kalau Anda membeli call options untuk saham Telkom dengan harga tebus Rp 5.100 dan jatuh tempo tiga bulan dari sekarang, maka tiga bulan lagi Anda punya hak (bukan kewajiban) untuk membeli saham Telkom dari penjual opsinya seharga Rp 5.100 per saham. Jika tiga bulan telah berlalu dan harga saham Telkom saat itu ternyata menjadi Rp 5.200 per saham, maka Anda boleh menggunakan hak Anda (istilahnya Anda exercise opsi Anda) membeli saham Telkom dengan harga Rp 5.100 per saham. Kemudian, kalau mau, Anda bisa segera menjualnya di pasar dengan harga Rp 5.200 per saham, sehingga Anda untung Rp 100 per saham.

Namun, jika ternyata harga saham Telkom setelah tiga bulan bukannya Rp 5.200 melainkan Rp 4.800, Anda tidak perlu exercise call options Anda. Soalnya, Anda bisa beli saham lebih murah dari Rp 5.100 per saham di pasar. Dalam kasus terakhir, Anda biarkan saja kontrak call options Anda berakhir tanpa Anda gunakan, sehingga Anda cuma rugi sebesar harga yang Anda bayar untuk beli kontrak itu (harga ini disebut sebagai premi dari opsi). Dengan demikian, kalau Anda punya call options saham Telkom, bila harga jatuh kerugian Anda terbatas sebesar premi dari opsi, sedangkan kalau harga naik potensi laba Anda tak terbatas. Yang perlu diperhatikan, dalam sebuah call, jika harga dari aset dasarnya lebih rendah dari exercise price-nya, akan lebih menguntungkan bagi pemilik hak untuk membeli aset dasarnya di pasar daripada meng-exercise opsi tersebut.

Dalam kondisi seperti ini nilai dari opsi tersebut adalah sama dengan nol. Sebaliknya, jika harga dari aset dasarnya lebih tinggi dari harga tebusnya, nilai dari call tersebut akan positif sehingga call tersebut lebih menguntungkan jika di-exercise.Sementara jika put harga aset dasarnya lebih tinggi dari harga tebusnya, akan lebih menguntungkan bagi pemilik hak untuk menjual aset dasarnya di pasar daripada meng- exercis’ put tersebut. Dalam kondisi seperti ini, nilai opsi tersebut juga sama dengan nol. Sebaliknya, jika harga aset dasarnya lebih rendah dari harga tebusnya, nilai opsi tersebut akan positif, sehingga put tersebut lebih menguntungkan jika di-exercise.
Silakan pertimbangkan opsi, sebagai opsi dari investasi anda. (Heru Harliman)


Beri komentar:
Nama

Email

Komentar

Artikel lainnya dikategori ini:

WealthIndonesia.com © 2012.