|
Salah satu cara untuk mengelola ‘wealth management’ adalah dengan berinvestasi dalam saham. Namun biasanya orang takut untuk membeli saham dengan alasan takut rugi bila harga saham tersebut turun. Pendapat seperti ini muncul disebabkan karena masyarakat kurang mengerti tentang cara untuk mengurangi bahkan meniadakan resiko rugi dalam membeli saham.
Sebenarnya sudah sekian puluh tahun yang lalu ada cara untuk mengurangi resiko rugi dalam bermain saham, yaitu dengan membeli ‘asuransi’ yang disebut OPTION saat membeli saham. Option saham pertama kali dimulai di bursa Chicago USA, yang akhirnya menjadi bursa option terbesar di dunia sampai sekarang. Option diciptakan dengan beberapa alasan sebagai berikut: 1. Agar saham yang diperjual belikan lebih likuid, karena selain saham itu sendiri yang diperjual belikan , kontrak atau option untuk saham tersebut sendiri juga bisa diperjual belikan. 2. Agar investor yang ingin bertransaksi saham dapat membeli saham dengan modal yang murah, dengan margin leverage yang lebih tinggi dan dengan keuntungan yang hampir sama atau bahkan lebih besar daripada membeli saham itu sendiri (dihitung dari jumlah saham yg dibeli). 3. Option dapat dipergunakan sebagai ‘asuransi’ atas pembelian saham (akan dijelaskan kemudian). Yang mana di negara berkembang seperti USA, investor sangat dilindungi dari kerugian yang besar. Kelebihan bermain di option dibandingkan dengan membeli saham: 1. Pada option, kita masih bisa menghasilkan keuntungan bila harga saham naik, turun, atau bahkan sideways (stabil). Sedangkan pada saham, kita hanya bisa untung bila harga saham yang kita beli naik. 2. Bisa dipakai sebagai insurance / hedging saat membeli saham, sehingga bila saham yang kita beli ternyata turun, kita tidak menderita kerugian, hal ini dapat dilakukan dengan membeli saham tertentu, sekaligus membeli put option, yang mana bila harga saham turun, akan tercover dengan keuntungan dari Put option. 3. Apabila kita mempunyai option leaps, yaitu option yang mempunyai jangka waktu yang panjang (lebih dari 2 tahun), kita dapat ‘menyewakan’ dan tetap dapat menikmati keuntungan pada kenaikan harga saham pada saat expired. Sehingga saat harga saham stabil pun, tetap bisa menikmati keuntungan dari option. Kerugian bermain option dibandingkan dengan membeli saham: Apabila option ditransaksikan bukan sebagai ‘asuransi saham’ maka bermain option dapat menderita kerugian maksimum 100% dari nilai modalnya. Sedangkan untuk saham agak langka mempunyai nilai 0, kecuali bila perusahaan tersebut bangkrut total. (Aswin Hendrato)
|