Dalam suatu perusahaan kita mengenal adanya dua jenis saham yaitu saham biasa dan saham preferen. Kedua saham tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ini yang dibahas adalah mengenai saham biasa.
Dalam dunia pasar modal, kita mengenal adanya lembaga atau instritusi yang menyediakan jasa penyimpanan efek, yang dikenal sebagai custody (kustodian). Pihak yang dapat memberikan layanan jasa kustodian adalah perusahaan sekuritas dan bank kustodian.
Analisis Pergerakan Harga Saham dengan menggunakan Stochastic Oscillator
Setelah sebelumnya kita melihat adanya beberapa indikator yang dapat digunakan untuk melakukan technical analysis atas sebuah saham, pada kali ini saya akan coba membahas mengenai indikator lainnya yaitu Stochastic Oscillator. Stochastic Oscillator ini merupakan alat analisis yang diciptakan oleh George C. Lane pada akhir 50-an.
Secara sepintas kita lihat bahwa hasil dari analisis dengan menggunakan Stochastic Oscillator dibandingkan dengan RSI adalah hampir sama. Hanya saja dalam Stochastic ini perhitungan meliputi harga terendah, harga tertinggi dan closing price pada waktu yang ditentukan. Dengan menggunakan data di atas, dapat kita lihat bahwa pada daerah paling atas disebutkan sebagai Overbought Area dimana harga saham yang kita beli. Sementara itu, untuk area bawah disebut sebagai Oversold Area (otomatis harga saham yang akan dibeli, dijual pada minimum sebesar sebagian) Indikasi lainnya dalam menggunakan Stochastic Oscillator ini adalah kita dapat melihat bagaimana trend ke depan akan harga perusahaan ini. Apabila terjadi persinggungan antara garis lurus dan garis putus-putus di atas, kita dapat memprediksi bahwa adanya kecenderungan menurunnya harga saham. Sementara itu, apabila persimpangan itu terjadi pada sisi bawah, maka dampaknya adalah kecenderungan meningkatnya harga saham.
( Martin Surya Mulyadi )
Beri komentar:
Apakah Kode ISIN ?
Dalam aktifitas transaksi efek di pasar modal, jarang sekali orang mengenal apa yang dimaksud dengan kode ISIN, terutama para pemain lokal, baik itu pemodal atau investor, bahkan perusahaan efek sekalipun. Namun bagi pemodal atau investor asing, dan terutama Global Custodian, Bank Kustodian asing serta Broker asing, kode ISIN sangatlah penting dalam menjalankan transaksi efek.
Setelah kita memahami bahwa ada beberapa indikator yang dapat digunakan untuk memprediksi pergerakan harga saham, langkah selanjutnya adalah kita memilih untuk menggunakan indikator yang mana untuk membantu kita dalam pengambilan keputusan. Permasalahannya adalah antara satu indikator dengan indikator lainnya belum tentu sama hasilnya.