Polling
Investasi apa yang anda miliki?
 
Opini





Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!

Indonesia Joomla Topsites
Option strategies
Invest money

Kapan dan Bagaimana Menjual Saham Unggulan

Ada beberapa peringatan yang bisa kita gunakan untuk mengambil keputusan kapan untuk menjual saham unggulan.  Penurunan performance dari perusahaan/emiten. Jika fundamental dari perusahaan (penjualan, hutang, cash flows) dan mulai menunjukkan tanda-tanda stress, itu berarti sesuatu sedang berubah dengan perusahaan tersebut dan hal ini dapat menjadi salah satu efek negatif yang dapat menyebabkan harga saham ini jatuh.

Dan jangan menunggu sampai terjadi kepanikan jual dalam pasar akibat dari perubahan yang fundamental dari perusahaan tersebut, bersiap siap untuk mengambil posisi jual pada saat kita berada dalam keadaan untung.      Target Harga  Banyak investor yang menjual sahamnya pada saat mereka sudah mencapai suatu titik kenaikan atau penurunan harga. Hal ini dilakukan karena mereka takut untuk terseret dalam penurunan harga saham tersebut.

Beberapa investor berkata bahwa mereka hanya akan menahan sahamnya hanya sampai pada suatu return yang mereka harapkan, dan akan berpindah untuk berinvestasi pada saham oportuniti saham lainnya. 

Pengurangan pembagian deviden atau penghapusan pemberian deviden.  Pada saat emiten mengumumkan untuk membagi deviden kurang dari tahun sebelumnya atau bahkan tidak memberikan pembagian deviden ini adalah saat yang tepat untuk berpikir melepas saham tersebut.

Strategi untuk menjual saham 
1. Perhatikan frekwensi atas saham tersebut, jika saham yang kita pegang mulai menjadi sorotan media, dan menjadi bahan pembicaraan ini mungkin saat untuk mengambil keuntungan, karena rumor dan berita-berita ini menraik banyak perhatian dari beberapa investor yang belum terlalu berpengalaman.

Dan apabila kita tidak hati-hati saham jenis ini sangat cepat untuk jatuh harganya sehingga pada saat gaung dari saham ini mulai redup, saham ini akan dengan cepat jatuh.
 
2. Perhatikan pertumbuhan dari saham tersebut.   Pada saat transaksi mulai lambat dan pertumbuhan dari saham itu mulai melambat maka kita perlu untuk berpikirmencari saham lain dan menjual saham ini, dan pasar tidak akan tertarik untuk saham yang sudah tidak bisa mempertahankan pertumbuhannya. 

3. Menjual sebagian.   Jika kita sudah mempunyai profit yang cukup besar, pertimbangkan untuk menjual sebagian, misalnya menjual 50% sementara membiarkan sisa saham tersebut untuk berkembang. Hal ini untuk menjaga profit kita karena apabila tiba-tiba harga saham tersebut drop kita masih mempunyai cadangan keuntungan. 

4. Melihat kesempatan di saham lain.  Ingat bahwa saham lain itu mempunya kemungkinan untuk memberikan pengembalian yang lebih baik dengan resiko yang lebih kecil. Bukan berarti bahwa pada saat kita memegang saham dengan keuntungan yang baik sehingga kita tidak memperhatikan kesempatan di tempat lain. 
Tips;  Jangan terlalu cepat untuk menjual.  Pada saat kita ingin untuk memaksimalkan investasi kita, jangan terlalu cepat untuk menjual karena perlu mempertimbangkan biaya yang terjadi untuk pialang dan biaya administrasi.

 “Beberapa orang pintar yang melakukan jual beli beberapa kali dalam setahun  akan mengalahkan lusinan orang yang melakukan transaksi harian” (Donny Makalew).  


Diskusikan artikel ini di forum.


Beri komentar:
Nama

Email

Komentar

Artikel lainnya dikategori ini:

WealthIndonesia.com © 2012.