|
Kata dividen seringkali kita temui dan jumpai di berbagai media seperti tv, radio, majalah, koran ataupun warta ekonomi dan bisnis yang banyak beredar. Tetapi apakah sebenarnya anda tahu apa arti dari dividen itu sendiri? Dan apakah anda tahu bahwa dividen juga dapat meningkatkan kekayaan? Jika Anda tidak tahu pasti, silahkan Anda simak artikel singkat berikut.
Dividen sendiri berasal dari bahsa Latin dari kata divendium yang artinya sesuatu untuk dibagi, dan di dunia ekonomi sendiri dividen berarti jatah pembagian keuntungan dari suatu perusahaan kepada pemilik saham. Lalu, bagaimanakah untuk memiliki saham? Singkatnya secara umum terdapat tiga jalan untuk mendapatkan saham: 1. Membeli Saham di Pasar Perdana atau ketika sebuah perusahaan melakukan Penawaran Umum (go public) 2. Membeli Saham di Pasar Sekunder atau membeli saham yang telah tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek 3. Membeli saham melalui pembelian unit penyertaan Reksa Dana (lewat Reksa Dana Kini, jika Anda telah memiliki saham Anda berhak pula untuk memiliki dividen. Dividen yang anda terima tentu saja berdasarkan dari keuntungan yang didapat oleh perusahaan. Pembagiannya bisa dalam bentuk yang paling umum dividen tunai (cash dividend) , dividen dalam bentuk aktiva lain (property dividend), dividen dalam bentuk surat utang (notes), atau dividen dalam bentuk saham (stock dividend). Tentunya semua ingin mendapatkan dividen yang baik dan tidak mengecewakan, karea itu sebelum memutuskan untuk membeli suatu saham untuk mendapat dividen, terlebih dahulu Anda pun harus banyak-banyak melihat, membaca dan mendengar informasi tentang perusahaan yang mengeluarkan saham yang akan Anda beli supaya dapat mencermati “sinyal positif dan negative”. Dan itu dapat dicermati dengan mengamati 4 fase lifecycle perusahaan,yaitu : (1) tahap awal, (2) tahap pertumbuhan, (3) tahap kedewasaan, dan (4) tahap penurunan. Perusahaan pada fase kedewasaan (maturity) akan cenderung membagikan dividen yang tinggi karena perusahaan biasanya mempunyai profitabilitas yang sedang tinggi. Peningkatan dividen ini akan mendorong perusahaan untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan profitabilitasnya untuk menjaga reaksi pasar tetap positif. Tetapi bukan berarti perusahaan yang berada di fase awal atau pertumbuhan tidak dapat mendapatkan dividen yang baik, bisa saja Perusahaan-perusahaan tersebut memberikan dividen yang tinggi. Akhir kata, jika Anda memiliki dana lebih untuk berinvestasi tidak ada salahnya dicoba. Tetapi dari semua itu intinya adalah banyak-banyaklah mencari tahu terlebih dahulu baru memutuskan dan jangan gegabah menaruh semua telur yang anda miliki dalam 1 keranjang, karena selain saham dan dividen-nya pun masih banyak pula hal dan investasi lain yang juga dapat memperkaya kita. Biarlah uang yang kita miliki dapat “bekerja” untuk kita. (Vivi Liana)
|