Polling
Investasi apa yang anda miliki?
 
Opini





Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!

Indonesia Joomla Topsites
Option strategies
Invest money

Bagaimana Tetap Kaya Di Masa Pensiun (Bagian II)

Dalam artikel sebelumnya disebutkan bahwa adanya kencendrungan di kalangan Profesional, Manager, Eksekutif dan Businessman (PMEB) saat ini sangat konsumtif.  Jika hal ini dibiarkan terjadi terus menerus akan mengakibatkan masa tua yang secara keuangan dapat dikategorikan miskin, sengsara dan merana.

Saatnya Financial Checkup!

Financial checkup adalah kegiatan untuk mengetahui kesehatan finansial kita saat ini. Hal ini menyangkut berapa besar total asset yang kita miliki dibanding dengan hutang / kewajiban / liabilities yang harus kita bayarkan, serta pola konsumsi / pengeluaran yang selam ini kita bentuk.

Hal ini menjadi suatu hal yang penting mengingat tujuannya adalah menyiapkan tabungan, asuransi ataupun sumber dana lainnya untuk persiapan masa pensiun dengan baik, bahagia, dan aman&nyaman. Karena masa pensiun adalah masa menjadi ”pemulung”, yakni saat dimana kita akan menikmati dan memulung hasil dari perencanaan keuangan pada saat kita msih produktif dan idealnya kita juga menikmati pasif income yang didapatkan dari hasil MLM (multi level management) atau bentuk investasi lainnya. Pemikiran lainnya adalah di masa usia produktif adalah masa untuk bekerja, dan berkarya dimana akan mencetak uang, ketika pensiun giliran uang yang akan bekerja untuk kita.

Lima langkah melakukan financial checkup:
a. Tentukan waktu (mingguan, bulanan, tahunan)
b. Lakukan persiapan (anggaran, dan konsultan / p.a jika dirasa perlu)
c. Menilai komposisi asset dan hutang
d. Buatlah diagnosis dan evaluasi hasilnya secara spesifik, realistis, optimis
e. Berilah reward dan penghargaan atas pencapaian hasil

Maka, dituntut pola hidup disiplin diri yang tinggi, dengan menjalankan financial planner yang baik. Secara sederhana; sepertiga dari pendapatan keluarga (diluar keperluan kredit rumah dan mobil) harus dapat disisihkan untuk investasi masa depan seperti pendidikan anak dan masa pensiun. Seperti pepatah mengatakan ”bagaimana besok” atau ”besok bagaimana” dan bagaimana dengan anda? (Jesse Octaviano)

Diskusikan artikel ini di forum.


Beri komentar:
Nama

Email

Komentar

Artikel lainnya dikategori ini:

WealthIndonesia.com © 2012.