Pada dasarnya, ada banyak sumber untuk mendapatkan penghasilan. Dan yang paling populer sekarang ini adalah dengan membagi sumber pemasukan menjadi 4 kelompok. Yaitu sumber pemasukan yang berasal dari bekerja sebagai Karyawan, menjadi Pekerja Mandiri, Pemilik Usaha, atau sebagai Investor. Biasanya sumber pemasukan ini dibagi kedalam kuadran (bidang empat) dan populer dengan sebutan cash flow quadrant.
Wealth management perspective menawarkan satu konsep mengenai bagaimana mengelola kekayaan yang dimiliki guna meningkatkan kesejahteraan hidup seseorang di masa yang akan datang. Tentunya konsep ini tidak dapat menawarkan hasil langsung secara instant. Wealth management merupakan gambaran besar dari proses investasi.
Banyak orang yang menganggap dirinya telah kaya, akan tetapi tidak ada batasan yang jelas seberapa besar orang tersebut berhak dianggap telah menjadi kaya. Berikut ini saya akan memaparkan Cara ini dipergunakan oleh Stanley dan Danko, penulis buku laris The Millionaire Next Door.
Lonjakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) sepanjang tahun ini jelas mendatangkan keuntungan besar bagi investor. Kondisi ini menarik minat banyak nvestor , termasuk perusahaan pengelola keuangan dan investasi. Salah satunya adalah PT. Jaminan Sosial Tenaga kerja (Jamsostek).
Setiap investasi pasti memiliki resiko. Seorang investor menghendaki tingkat pengembalian yang lebih tinggi, dia harus berani atau bersedia mengambil risiko yang lebih tinggi, hal ini kita kenal dengan high risk high gain.
Seseorang bertanya kepada temannya,”eh, gue ada tebakan nih, apa bahasa Inggrisnya orang Bali jalan-jalan di Cina?” temannya terdiam… lalu menjawab “Balinese traveling in China?”, “salah!” jawab orang tersebut. “Kok gitu, kalo gitu apa dong jawabannya?” Orang tersebut hanya tersenyum dan kemudian berkata, “Made in China…..”.