Polling
Investasi apa yang anda miliki?
 
Opini





Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!

Indonesia Joomla Topsites
Option strategies
Invest money

Apa yang dimaksud dengan ORI?

Obligasi negara yang dijual secara ritel, disingkat ORI adalah produk investasi, dimana ORI memiliki risiko yang tergolong rendah karena dijamin pemerintah. Dan saat suku bunga cenderung turun, ORI bisa menjadi alternatif pilihan.

Obligasi negara yang dijual secara ritel, disingkat ORI adalah produk investasi, dimana ORI memiliki risiko yang tergolong rendah karena dijamin pemerintah. Dan saat suku bunga cenderung turun, ORI bisa menjadi alternatif pilihan.

Obligasi ritel adalah surat utang yang diterbitkan pemerintah dengan denominasi minimal Rp 5 juta, atau jumlah di atas itu dengan kelipatan Rp 5 juta. Sama halnya dengan obligasi biasa, ia memiliki bunga tetap, namun khusus untuk obligasi ritel ini pembayaran kupon dilakukan setiap bulan. Artinya, investor obligasi ritel dapat menikmati pendapatan bunga setiap bulan, seperti halnya pada deposito.

Selama ini masyarakat baru mengetahui beberapa cara berinvestasi antara lain deposito untuk mencari aman atau berinvestasi di saham untuk yang mau cari untung besar. Keamanan deposito terlihat dari nilai kapitalnya yang tidak berubah, namun mendapatkan keuntungan dari bunga. Misal kita punya uang 100 juta, maka jika didepositokan pada bunga 9% maka dalam setahun akan menjadi 100 juta + 10% dari 100juta = totalnya 110 juta. Ini murni menabung. Sementara kalau saham, yang dicari justru kapital gain, yaitu spread dari perbedaan harga pokok dari saham itu sendiri. Misal, beli saham TLKM 6 juta pada harga 6000, lalu menjualnya pada harga 7000, maka akan mendapatkan 7 juta, atau kapital gain nya sebesar 1 juta. Namun kalau harganya jatuh menjadi 5000, akan mendapatkan kerugian 1 juta juga.

ORI bisa dikatakan menabung, kalau nasabah membelinya untuk disimpan sampai akhir jatuh tempo. Contoh ORI001 jangka waktunya 3 tahun. Beli ORI 001 10 juta dengan bunga 12%, lalu disimpan selama 3 tahun, maka saat jatuh tempo, nasabah akan dapat 10 juta + 36% = 13,6 juta.

ORI bisa juga jika ada yang ingin mencari kapital gain seperti saham. Beli ORI 001 10 juta dengan bunga 12%. Pantau harga obligasi di bursa obligasi, atau lewat realtime info provider, atau lewat koran. Jika ORI oversubscribe (banyak peminat), maka harga aslinya (100%) bisa saja menjadi misal 105% pada hari ke dua. Jual ke bidder yang berani memesan pada harga 105%. Jadilah pada hari kedua tsb, nasabah tadi mendapatkan kembali 10 juta + 5% kapital gain = 10 juta 500 ribu.

Prosedur pembelian ORI tergolong mudah. Calon investor dapat membuka rekening di bank, mendaftar menjadi nasabah agen penjual, kemudian menyetor uang ke rekening agen penjual sesuai jumlah investasi yang dikehendaki. Setelah itu investor mengisi kelengkapan formulir pemesanan disertai lampiran fotokopi KTP.

Jadi ORI ini benar-benar cara menarik untuk berinvestasi. Bisa untuk investasi seperti deposito, namun bisa juga untuk spekulasi mendapatkan kapital gain.

(Bradhitya H.N)

Diskusikan artikel ini di forum.


Beri komentar:
Nama

Email

Komentar

Artikel lainnya dikategori ini:

WealthIndonesia.com © 2012.