Polling
Investasi apa yang anda miliki?
 
Opini





Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!

Indonesia Joomla Topsites
Option strategies
Invest money

Commercial Paper dan Promissory Notes

Investor harus hati-hati dalam memilih surat hutang ini.investor harus sudah mengenal issuer. Sebaiknya , investor menginvestasikan kepada perusahaan terbuka atau terdaftar di BEJ di mana informasi sudah transparan dan mudah dicari.

Bagi perusahaan yang belum terbuka atau belum terdaftar di BEJ maka investor kembali harus sangat hati-hati, sehingga perusahaan yang dipilih yaitu perusahaan yang memang betul dikenal. Perusahaan yang dikenal maksudnya yaitu manajemen perusahaan sudah dikenal manajemen perusahaan oleh investor secara pribadi. Investor juga harus memilih industri yang sedang menghasilkan keuntungan pada situasi sekarang atau dalam periode surat hutang.

Dalam melakukan investasi dalam surat hutang ini investor menghadapi berbagai risiko. Salah satu risiko yang paling besar dihadapi investor yaitu risiko tidak dibayar pada saat jatuh tempo, risiko yang lain yang dihadapi investor adalah risiko tingkat bunga. Biasanya risiko ini dihadapi investor ketika investor membeli surat hutang ini tingkat bunga sangat normal dan selanjutnya tingkat bunga mengalami kenaikan yang mengakibatkan adanya kesempatan tingkat bunga yang lebih tinggi terlepas.

Bila investor membutuhkan dana maka investor dapat meminta perusahaan sekuritas untuk menjual surat hutang tersebut. Perusahaan sekuritas akan mencari investor lain untuk membeli surat hutang tersebut dengan harga nilai jatuh tempo didiskonto dengan tingkat bunga surat hutang dengan memperhatikan periode yang tersisa. (Merlina halim)

Diskusikan artikel ini di forum.


Beri komentar:
Nama

Email

Komentar

Artikel lainnya dikategori ini:

WealthIndonesia.com © 2012.