Polling
Investasi apa yang anda miliki?
 
Opini





Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!

Indonesia Joomla Topsites
Option strategies
Invest money

Investasi Pendidikan Anak

Pendidikan merupakan salah satu cara berinvestasi. Dengan mengenyam pendidikan yang benar dan tepat maka diharapkan di kemudian hari akan menghasilkan suatu kemampuan dan ketrampilan yang lebih baik.

Bagi para orang tua, pendidikan adalah salah satu faktor penting yang harus diperhatikan dalam menentukan keberhasilan anak. Namun untuk mencapai semua itu diperlukan biaya yang tidak sedikit dan waktu yang cukup lama. Misalnya saja untuk menyelesaikan jenjang pendidikan sampai tingkat Strata Satu diperlukan waktu sekitar 22 tahun dengan mengikuti standar kurikulum Indonesia, walaupun tidak menutup kemungkinan untuk menyelesaikan dalam waktu 2-3 tahun lebih singkat bila mengikuti sistem pendidikan standar kurikulum internasional, dengan biaya yang jauh lebih besar tentunya.

Oleh karena itu, diperlukan dana yang secara khusus disimpan untuk membiayai pendidikan. Saat ini sudah tersedia banyak sarana investasi yang dikhususkan bagi penghimpunan dana pendidikan ini, antara lain Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan. Keduanya mengedepankan kepraktisan bagi penabung atau si pemegang polis asuransi karena umumnya mereka memberi pelayanan auto debet dari tabungan sehari-hari sehingga memudahkan dalam hal pembayaran.

Tabungan Pendidikan adalah salah satu cara paling praktis dalam mempersiapkan dana pendidikan karena biasanya Tabungan Pendidikan mengharuskan setoran dana tetap setiap bulan selama jangka waktu tertentu dengan tingkat suku bunga yang sama dengan tingkat suku bunga tabungan biasa. Setorannya bisa didebet langsung (auto debet) dari rekening tabungan orang tua sesuai dengan perjanjian awal. Hal ini membuat kita menabung tiap bulannya demi pendidikan anak.

Sedangkan Asuransi Pendidikan pada hakikatnya merupakan bagian dari asuransi jiwa yang khusus bagi pendidikan anak. Pemegang polis akan mendapatkan perlindungan asuransi sekaligus uang tunai. Misalnya jika oArang tua meninggal maka anak akan menerima santunan sebesar nilai pertanggungan asuransi yang bisa digunakan sebagai dana pendidikannya. Sebaliknya jika orang tua tidak meniggal maka secara berkala orang tua akan menerima bagian dari nilai tunainya dengan tingkat suku bunga yang biasanya diatas tingkat suku bunga deposito. Dana tunai tersebut bisa kita gunakan sebagai dana pendidikan anak.

Dalam memilih jenis investasi mana yang akan kita gunakan bagi pendidikan anak, kita tetap harus memperhatikan dengan bijak dan tepat, disesuaikan dengan kebutuhan dan dana yang tersedia. (Yudith Christie)


Diskusikan artikel ini di forum.


Beri komentar:
Nama

Email

Komentar

Artikel lainnya dikategori ini:

WealthIndonesia.com © 2012.