Polling
Investasi apa yang anda miliki?
 
Opini





Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!

Indonesia Joomla Topsites
Option strategies
Invest money

Pengelolaan keuangan rumah tangga

Pengelolaan keuangan rumah tangga adalah sesuatu yang penting untuk dilakukan. Dengan pengelolaan yang baik, maka tujuan financial masa depan kita dapat tercapai. Pada umumnya setiap orang ingin memiliki rumah sendiri, menjadi kaya, menyekolahkan anak sampai kuliah dan dapat menikmati pensiun dengan nyaman. Semua hal tersebut membutuhkan uang. Uang memang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang. Jika anda dapat mengelola keuangan rumah tangga dengan baik, maka niscaya tujuan anda akan tercapai. Di artikel ini, saya akan memberi tips mengelola keuangan keluarga.

  1. Tentukan tujuan yang ingin anda capai. Misalnya ingin mengkuliahkan anak 20 tahun mendatang. Mulai saat ini anda sudah harus menyicil untuk biaya kuliahnya di masa mendatang. Dengan mempunyai tujuan yang ingin dicapai, anda akan lebih mudah menuju kesana. Tanpa tujuan yang jelas terkadang anda akan tergoda untuk memakai uang anda. Tulislah tujuan jangka panjang anda dan tempel di dinding kamar anda atau di WC anda sehingga ketika anda buang air akan melihat tujuan tersebut. Ketika anda sedang buang air, alam bawah sadar anda akan cenderung lebih mudah dipengaruhi.
  2. Setelah menentukan tujuan yang anda inginkan, saatnya anda menentukan strateginya. Misalnya anda ingin memasukkan anak ke peguruan tinggi 20 tahun lagi. Jika saat ini biaya masuk kuliah sebesar 50 juta dan inflasi 10 % per tahun, maka 20 tahun lagi biaya tersebut akan membengkak menjadi 300jutaan. Untuk itu anda perlu menyicil atau berinvestasi dari sekarang. Anda bisa berinvestasi di reksadana pendapatan tetap yang mempunyai resiko yang lebih rendah. Dengan asumsi return reksadana tersebut 12% setahun maka dengan menabung 1,25 juta sebulan anda dapat memasukan anak anda ke perguruan tinggi.
  3. Dalam merencanakan keuangan keluarga anda perlu mengetahui kondisi keuangan anda, dan memperbaikinya jika ada yang salah. Hitunglah terlebih dahulu pengeluaran dan pemasukan anda. Berikut aturan-aturan yang perlu anda ikuti:
    1. Pendapatan harus lebih besar dari pada pengeluaran
    2. Total cicilan hutang tidak boleh lebih dari 30% dari pendapatan anda. Jika gaji anda 10 juta per bulan, cicilan rumah anda harus dibawah 3 juta per bulan.
    3. Sisakan minimal 20% pendapatan untuk di tabung atau investasi. Jika saat ini anda tidak bisa menabung, ada dua hal yang dapat dilakukan. Pertama menaikkan pendapatan, misalnya dengan mencoba bisnis sampingan seperti menjadi agen asuransi, menjual produk MLM, atau berbisnis lewat internet (internet marketing). Yang kedua adalah menurunkan pengeluaran anda. Anda dapat menggunakan kartu kredit anda ketika berbelanja. Ketika statement kartu kredit keluar, anda dapat melihat kemana saja uang keluar dan mencoba mengurangi pengeluaran tersebut. Dengan cara demikian pengeluaran dapat dikurangi. Hindari membeli barang-barang yang tidak penting demi masa depan anak.
    4. Sisihkan 5% untuk asuransi jiwa bagi pencari nafkah. Asuransi pada anak sebenarnya tidak perlu. Jika pencari nafkah meninggal maka keluarga yang ditinggalkan akan kesulitan secara financial karena tidak ada pemasukan dari pencari nafkah. Akan tetapi jika anak meniggal maka keluarga tidak akan kesulitan secara financial. Saran saya sebaiknya menghindari unit link atau ambil investasi murni saja. Jika ingin investasi lebih baik memilih reksadana atau saham sehingga lebih mudah di atur.
    5. Siapkan dana darurat sebesar 6 bulan jumlah pengeluaran per bulan. Jika pengeluaran anda sebulan 3 juta, maka siapkan 18 juta sebagai dana darurat. Dana tesebut harus disimpan pada tabungan yang aman, mudah diakses dan dapat dicairkan dengan cepat jika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan. Patokan 6 bulan tersebut dapat disesuikan dengan kondisi anda seperti besarnya risiko pekerjaan, prospek pekerjaan dan kesehatan anggota keluarga.
  4. Penggunaan kartu kredit harus diawasi dengan benar karena bagi banyak orang yang bermasalah dengan kartu kartu kredit. Tips penggunaan kartu kredit:
    1. Segera bayar lunas jika anda menggunakan kartu kredit
    2. Jangan terlambat membayar tagihan kartu kredit
    3. Sebisa mungkin hindari tarik tunai karena hal tersebut memiliki bunga yang besar sekitar 4% per bulan.
    4. Jika anda memiliki hutang kartu kredit pada beberapa bank, bayar terlebih dahulu pembayaran minimal dari semua kartu kredit tersebut. Jika masih ada uang tersisa gunakan untuk melunasi tagihan dengan bunga terbesar. Lakukan hal tersebut sampai hutang anda habis.
  5. Persiapkan warisan agar jika anda meninggal keluarga anda tidak berebut harta dan menyebabkan pertengkaran.

Diskusikan artikel ini di forum.


Beri komentar:
Nama

Email

Komentar

Artikel lainnya dikategori ini:

WealthIndonesia.com © 2012.