Polling
Investasi apa yang anda miliki?
 
Opini





Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!

Indonesia Joomla Topsites
Option strategies
Invest money

Perencanaan Perpajakan untuk Peningkatan Kekayaan (Bagian 2)

Penggambaran dari penjelasan atas artikel sebelumnya dapat dilihat lebih jelas dari contoh berikut : 
PT. XYZ bermaksud membeli suatu mesin A senilai US$ 2,000,000. Bila mempergunakan kredit bank, maka  PT. XYZ bisa mendapatkan kredit selama jangka waktu 4 tahun dengan suku bunga 8% per annum.

Berdasarkan peraturan perpajakan maka Mesin A ini hanya bisa disusutkan dengan metode garis lurus dengan jangka waktu 8 tahun. Selain kredit bank, maka PT. XYZ juga mempertimbangkan untuk mempergunakan leasing dengan suku bunga dan jangka waktu yg sama dengan kredit bank. Untuk melihat pemanfaatkan fasilitas perpajakan dari leasing, maka PT. XYZ memutuskan untuk melakukan pembayaran baik hutang bank maupun leasing dengan termin 40% pada tahun pertama, 30% pada tahun kedua, 20% pada tahun ketiga dan 10% pada tahun keempat. Discount rate diasumsikan 10%. Maka perbandingan antara sistem leasing dengan kredit perbankan dapat dilihat pada tabel di bawah:

Harga Mesin A $2.000.000
PokokBunga (8%)Total Bayar Bank/Leasing
(a)(b)(c)
   
800.000160.000960.000
600.00096.000696.000
400.00048.000448.000
200.00016.000216.000
000
000
000
000
   
2.000.000320.0002.320.000
(Pinjaman Bank) Arus Kas setelah pajak
Depresiasi (8 th)BungaPengurangan PajakTax savings
(d)(b)(e)=(d) + (b)(f)=(e)x30%
    
250.000160.000410.000123.000
250.00096.000346.000103.800
250.00048.000298.00089.400
250.00016.000266.00079.800
250.0000250.00075.000
250.0000250.00075.000
250.0000250.00075.000
250.0000250.00075.000
    
2.000.000320.0002.320.000696.000
NPV "tax saving"$481.655
 
 
(Leasing) Arus Kas Setelah Pajak
Total Bayar Bank/LeasingTax savings
(c)(g) = (c) x 30%
  
960.000288.000
696.000208.800
448.000134.400
216.00064.800
00
00
00
00
  
2.320.000696.000
NPV "tax saving"$579.616
 
Present Value of Tax Savings
Discount Rate 10%
Pinjaman Bank (A) 481.655
Leasing (B) 579.616
Difference = (B) - (A) $97.961

Pada perhitungan ini terlihat bahwa secara present value, PT. XYZ sudah mendapatkan penghematan atau pertambahan kekayaan sebesar $97,961 dengan penggunaan leasing dalam perencanaan perpajakannya.  Harus diingat penggunaan alternatif di atas akan lebih efektif bila diterapkan pada perusahaan dengan beberapa kondisi berikut :- Kondisi keuangan perusahaan memungkinkan untuk membayar biaya leasing yang lebih besar pada awal – awal periode dengan jangka waktu yang lebih pendek dibandingkan masa penyusutan aktiva tetap.- Posisi perpajakan perusahaan setelah biaya leasing ini dimasukkan sebagai biaya pengurang pajak diharapkan akan tetap kurang bayar atau sekurang-kurangnya nihil. Hal ini karena kondisi perpajakan di Indonesia akan sangat merepotkan bagi perusahaan dalam sisi administrasi bila pajak perusahaan dalam kondisi lebih bayar sehingga harus melakukan restitusi. (Armen Antonius)

Diskusikan artikel ini di forum.


Beri komentar:
Nama

Email

Komentar

Artikel lainnya dikategori ini:

WealthIndonesia.com © 2012.